Wajah Baru BEM-U UNISKA 2017 / 2018

0
1006

Badan Eksekutif Mahasiswa – Universitas (BEM-U) dipimpin oleh seorang Presiden mahasiswa dan Wakil presiden mahasiswa beserta kabinet kerja selama satu periode 2017/2018. Presiden mahasiswa (Presma) Universitas Islam Kadiri Kediri periode 2017/2018, M. Abdur Rosyid memaparkan wajah baru BEM-U. Pria kelahiran 05 Juli 1994 ini menuturkan mengenai proker BEM-U selama satu periode pemerintahannya. Mahasiswa semester akhir jurusan manajemen tersebut juga mempunyai banyak kegiatan selain organisasi dan kuliah. Sebagai pemilik kedai kopi Klasik dan rental mobil tak mempengaruhi kinerja dalam menjalankan tugasnya.

Kabinet Kerja

Pilihan BEM-U periode 2017/2018 untuk fokus kepada internal kampus terbilang anti mainstream. Jika kebanyakan organisasi sekelas BEM-U berlomba-lomba untuk go public. BEM-U memilih perbaikan diri dari dalam kampus. Fokus internal BEM-U dimaksudkan untuk memfokuskan diri pada organisasi mahasiswa (ormawa) serta mahasiswa UNISKA untuk mengayomi berbagai hal yang mereka butuhkan. Keberadaan BEM-U yang selama ini kurang dirasakan masyarakat UNISKA perlahan-lahan mulai memudar. Keberhasilan eksistensi BEM-U yang mulai terasa nyata pun patut diapresiasi.

Proker fleksibel merupakan proker yang dilakukan atas dasar kepentingan berbagai ormawa dan mahasiswa. Proker ini juga menjadi proker dadakan yang tidak direncakan selama periode sebelum pelantikan. Berbagai proker fleksibel yang sudah berjalan antara lain; rapat koordinasi yang sudah dilaksanakan tiga kali, aksi ormawa terkait tuntutan transparansi anggaran dana dan kenaikan dana ormawa, bantuan sosial (Bansos) yang diberikan untuk korban bencana di Pacitan, dan baru-baru ini telah mengadakan pembinaan ormawa.

Selain itu, proker utama BEM-U yang direncanakan bulan Maret adalah Festival UNISKA. Festival UNISKA merupakan proker terbesar BEM-U. Dalam festival tersebut terdapat serangkaian acara yang akan dilaksanakan selama tiga hari. BEM-U pun sudah bekerja sama dengan UKM Olahraga untuk Rektor Cup dan Volly Cup. Selain itu, berbagai UMKM dan UKM akan memeriahkan Festival tersebut dengan bazar kewirausahaan.

Eksistensi BEM-U UNISKA di luar kampus yaitu, turut andil dalam Aliansi BEM-U. Aliansi tersebut antara lain; anggota BEM Jatim, BEM Kediri Raya, BEM PTNU, dan BEM PTAI. Bahkan BEM-U UNISKA menjadi KORDA (Koordinator daerah Kediri) dan KORZON BEM Jatim (Koordinator Zona) yang meliputi; Kediri, Tulungagung, Jombang, dan Trenggalek. Tugas BEM-U dalam aliansi tersebut merupakan “Agent of Social Control” yakni sebagai pengawal kebijakan pemerintah Jatim.

Harapan untuk BEM-U periode mendatang adalah BEM-U mampu Go Nasional, jika periode saat ini BEM-U fokus pada internal kampus. Tugas berat untuk naik tingkat pada eksternal. Eksistensi BEM-U pada khalayak umum menjadikan mutu BEM-U semakin tenilai.

Oleh : Faridatul Hasana       Sumber : M. Abdur Rosyid (Presma UNISKA 2017/2018)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Tolong masukkan nama di sini