Perjuangan para Ulama yang berdarah-darah Merebutkan Kemerdekaan

0
26

22/10. Telah dilaksanakan upacara bendera di lapangan Universitas Islam Kadiri Kediri dalam rangka memperingati Hari Santri. Upacara kali ini diikuti Oleh Mahasiswa, dosen dan Para staff kampus dengan Pembina upacara Bapak Wakil Rektor III yaitu Bapak Musta’in, M.Pd. Tak hanya upacara bendera biasa, namun juga dilanjut dengan pembacan Ikrar Santri dan Sumpah Mahasiswa.
“Kampus kita kampus cinta tanah air yang menjaga NKRI Oleh karena itu sangat erat hubungannya antara peringatan Hari santri, dan kampus cinta tanah air sebagai wujud cinta tanah air maka kita harus mengingat kembali perjuangan para ulama para santri yang telah mendahului kita yang berdarah-darah kemerdekaan dan kita sekarang hanya memperingati saja dan mengenang sekaligus melanjutkan perjuangan beliau sehingga negara kita akan semakin maju semakin damai dan sejahtera” kalimat ini di jelaskan oleh Bapak Musta’in mengenai Hubungan Dari kampus cinta tanah air dengan Hari santri.

Petugas Upacara
Pembina Upacara


“Hari santri tujuannya upacara Ini adalah untuk mengingat kembali perjuangan para santri yang telah berjuang memperebutkan Kemerdekaan bersama TNI dan masyarakat di seluruh Indonesia yang diperingati hari santri ini berarti kita tidak lupa perjuangan para santri beserta ulama yang telah berdarah-darah untuk memperebutkan kemerdekaan dan mempertahankan kemerdekaan yang saat itu Belanda, Jepang, Inggris menjajah Indonesia Oleh karena itu kita pertahankan dan kita rebut dan para santri dan para ulama yang mempeloporinya sekaligus mengingatkan kembali resolusi jihad yang di berikan Oleh K.H. Hasyim Asy’ari Oleh pendiri NU yang saat itu mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk berjuang melawan penjajah” penjelasan yang sangat tegas di tegaskan bapak Musta’in selaku Pembina upacara.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Tolong masukkan nama di sini