Audiensi Transparansi Biaya Wisuda Online, Mahasiswa Tetap Menuntut Penurunan Biaya Wisuda

0
17
audiensi aliansi mahasiswa uniska

Independent.  Kamis (19/8)  terlaksana audiensi terkait transparansi dan upaya penurunan biaya wisuda Online. Gerakan yang dimotori oleh alianasi mahasiswa yang hendak melaksanakan wisuda dan di jembatani oleh lembaga mahasiswa tingkat universitas, yaitu Badan Eksekutif Mahasiswa (BEMU) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPMU).

Audiensi dilaksanakan sebagai upaya transparansi biaya yang di tetapkan pihak panitia penyelenggara yang disinyalir mempunyai kejanggalan bagi mahasiswa yang akan melaksanakan wisuda tahun ini.

Audiensi tersebut dimulai pada pukul 11.30 WIB sampai dengan 13.00 WIB yang bertempat di gedung Rektoriat lantai 3 Universitas Islam Kadiri.

Audiensi ini mulai pukul 11.30 WIB hingga 13.00 WIB. Audiensi tersebut terkait transparansi biaya wisuda. Dari pihak mahasiswa mengasanyalir adanya kejanggalan terkait biaya wisuda tahun ini.”  kata Riyan Presiden mahasiswa Uniska.

Aliansi mahasiswa menuntut agar pihak panitia penyelenggara wisuda untuk menurunkan biaya wisuda.

Melalui surat pemberitahuan yang di rilis secara resmi oleh pihak kampus, total biaya wisuda untuk mahasiswa S1 sejumlah Rp 800.000,- per mahasiswa .

Wakil Rektor 2 Eko Widodo meminta bahwa mahasiswa mengiklaskan besaran biaya wisuda telah di berikan oleh kampus demi kemajuan kampus Uniska

 “Saya meminta kelegowoan teman-teman mahasiswa. Uang ini kan juga untuk memajukan kampus kita. kan kalau kampus kita baik, kita juga bangga” ungkapnya saat audiensi berlangasung.

Namun aliansi mahasisiswa tetep menuntut untuk penurunan biaya wisuda. Menurut Divang dengan kondisi pandemi yang saat ini biaya yang diberikan kepada mahasiswa tetep memberatkan mahasiswa kerana situasi sekarang yang masih pandemi.

Dari pihak kami menuntut penurunan biaya untuk wisuda online tahun ini. Namun dari pihak kampus sendiri pada saat audiensi tadi masih belum memberikan keputusan pasti. Pihak kampus memberikan solusi dengan memberi keringanan untuk jangka waktu pembayaran, bisa  dicicil tidak harus langsung lunas. Namun hal itu tetap memberatkan pihak kita apalagi dalam kondisi pandemi saat ini.” tutur ketua DPMU Uniska.

Divang  berharap jika biaya dapat dikurangi karena biaya yang di tetapkan saat ini sangat memberatkan pihak mahasiswa S1 yang akan melaksanakan wisuda secara online.

Saya berharap pihak kampus segera memberikan keputusan pasti kepada kami. Dan menuntut untuk penurunan biaya. Dari audiensi hari ini tadi kita belum mendapatkan keputusan pasti. Dari kampus mengatakan akan merundingkan lagi masalah ini dan akan memberikan keputusan pada hari senin depan. ” kata Divang pria berambut gondrong tersebut

Dari audiensi hari ini pihak kampus belum memberikan keputusan pasti terkait tuntutan mahasiswa untuk menurunkan biaya wisuda tersebut. Pihak kampus menjajikan untuk merundingkan lagi masalah ini dan akan memberikan keputusan senin pada tanggal 23 agustus 2021 mendatang.

Reporter: Afia, Marchel

Editor: Udin

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Tolong masukkan nama di sini